Ajakan Dadakan

β€‹β€œMengutuk kegelapan atau ikut menyalakan lilin”

Apa yang akan kalian pilih dari dua pilihan diatas? 

Saya mau bercerita tentang hari ini. Berawal ajakan dadakan dari teman sesama relawan. Ajakannya simple,

Siaaang

Manteman ad yg mo ikutan ke manggar kah

Membacakan cerita ke adek2 di kampung rumput laut manggar

Jam setengah 4 yaaa 

Kebetulan saya memang sedang free, daripada ngelamun ngegalau nggak jelas, mending ikutan kali ya… Walaupun saya juga ga tau bakal bisa bantu apa nantinya. Just Do It-lah.

Hasil Jepretan pribadi

Sesampainya disana, saya sudah disambut oleh adik-adik yang gemesin pake abis. Padahal mereka tidak kenal saya, tapi mereka menyapa, “Halo Kakakkkk…. Ayok kita main!”Dan yang paling saya suka adalah…. Mereka nggak main gadget. Mereka larian kesana kesini, ada yang memamerkan layang-layangnya, ada yang nyebutin nama teman-temannya, ada yang memamerkan kalo dia sudah mandi walau nggak ganti baju πŸ˜…πŸ˜„πŸ˜†

Walau nggak ada briefing sebelumnya, tapi acara berlangsung cukup rapih walau ada drama tangisan dari salah satu anak yang langsung diem saat kita nari-nari Baby Shark. Dan para teman-teman yang lain berhasil mengikuti flownya. Ketika masuk ke acara bagi-bagi buku bacaan, anak-anak berebut mengambil buku dan mencari posisi masing-masing. Beberapa anak juga ada yang minta dibacakan.

Well, ini pengalaman pertama saya sih. Tapi sudah sangat menyenangkan, energi positifnya kentel banget walau peserta muridnya tidak sebanyak pas Kelas Inspirasi. 

Seperti kutipan dari Notulensi Kelas Inspirasi Balikpapan 5 kemaren, mungkin yang hari ini saya dan teman-teman lakukan itu baik, tapi tidak cukup. So, Just Do It. Lakukanlah apa yang bisa dilakukan. Mulailah berhenti mengutuk kegelapan dan ikut andil dalam menyalakan lilin. Itu pilihan saya sihhhh… Bagaimana dengan kamu?

Jangan lupa bahagia… πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜‡πŸ˜‡

Iklan

Sehat kuy…

Anda merasa sering pegel-pegel?

Kepala pusing?

Sakit kepala sebelah?

Berat badan bertambah?

Sejujurnya pertanyaan-pertanyaan diatas, dulu yang sering saya alami. Bukan hanya saya, tapi kakak saya. Tenang, disini saya nggak akan jualan obat maupun alat kesehatan. Biasa saya mah pengen cerita aja.

Jadi, awal-awal di bulan Agustus, saya dan kakak-kakak saya bergantian sakit yang saya sebutkan diatas. Bahkan ditambah ada beberapa hari bonus demam πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Untungnya kalo saya pas sakit lagi weekend, jadi tinggal bed rest ma banyak makan itu udah lebih dari cukup. Nah, kalo kakak saya kebetulan sakit di hari kerja, dan kantor butuh surat keterangan sakit. Berobatlah ke Klinik Fajar Farma (nah kalo yang ini gpp-lah dikit-dikit promosi secara tempat kerja sendiri πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚). 

Kebetulan yang jaga dr. Fransisca (maaf kalo ada kesalahan tulis nama, saya kebetulan lupa nama lengkapnya), tanpa menggunakan stetoskop, cuma liat raut muka dan beberapa cerita. Beliau langsung memberi resep. Tetapi resepnya bukan berupa obat. Beliau memberi tips-tips untuk menjaga kesehatan. Karena pada dasarnya, yang saya dan kakak saya alami adalah efek buruk dari kebiasaan jelek kita.

Sebenarnya banyak sekali yang dibahas saat sesi konsultasi tapi bisa saya rangkum dalam 3 resep,

  1. Perbanyaklah makan sayur dan buah
  2. Perbanyaklah minum air putih
  3. Berolahragalah

Ketika diberi resep ini, banyak sekali alasan yang kami buat. Hahaha… Emang dasarnya males kali ye… πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚Berhentilah membuat alasan, and just do it.

Mungkin dilain kesempatan saya akan cerita efek samping menjalani resep ini. Karena jujur saya belum konsisten sih πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜„ tapi akan coba saya konsistenkan. Ingat, baik masa sekarang maupun masa depan, orang-orang sekitar anda, orang-orang yang anda sayangi berhak berinteraksi dengan diri anda yang sehat. (Agak belibet ya kata-katanya hehehe… πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜„)