Gwiyomi

Beberapa hari ini sering banget denger lagu Gwiyomi. Orang-orang biasanya meragain sambil pasang muka sok imut. Nah, kemaren iseng-iseng cari video Gwiyomi, eh nemu gwiyomi versi Kim Hyun Joong. Itu lho yang main Boys Before Flower ma Playfull kiss. Sebenernya saya nggak terlalu ngefans sama dia, tapi ngeliat dia yang biasanya gayanya cool trus tetiba liat video ini, jadi pengen ketawa-ketawa sendiri. Hm.. Andai ada video Yoon Shi Yoon nyanyi Gwiyomi kayaknya lebih imut 😀

Lanjutkan membaca “Gwiyomi”

Iklan

Hujan

Langit yang tadinya terang berderang, dalam beberapa menit tertutup oleh awan. Tak lama kemudian, tercurah air dari langit. Ada yang mengomel-ngomel karena tak membawa payung ataupun jas hujan. Ada yang kegirangan karena hujan menjadi alasan keterlambatan. Ada yang bersyukur, karena tanda diberi rezeki. Ada yang tersenyum melihat respon yang bervariasi.

Ada seseorang sengaja berdiri di dekat jendela. Melihat air yang mengguyur dari langit. Berharap kesedihannya terhapuskan oleh hujan yang turun. Membawa semua kesedihan ke tempat yang jauh.

Ada anak kecil yang berharap hujan segera berhenti agar bisa melihat pelangi yang sering diceritakan di buku cerita. Menanyakan pada mamanya “Kapan hujan berhenti?” dan tentu saja sang mama tidak bisa memastikannya.

 

Nyeletuk Asal

Baru dapet celetukan SMS dari temen, agak nyeleneh, tapi kalo dipikir-pikir bener juga.

Yang selalu ngabarin, bakal kalah sama yang selalu nemenin

yang sering dikangenin, bakal kalah sama yang sering nemuin

yang sering ngucapin “semoga cepat sembuh”, bakal kalah sama yang ngurusin dia sampai sembuh

yang pertama, akan tergantikan oleh Dia yang selalu ada

Sekedar Asa

Kumpulan asa itu bercampur menjadi satu.

Bercampur dalam kalimat demi kalimat,

kalimat yang diucapkan dalam doa

dan tertuliskan dalam selembar kertas

Dimana kita tidak bisa melawan suratan takdir yang sudah terlukis.

Perih yang terlihat,

walau sebenarnya itu yang terbaik

Berharap sang Pengabul Doa bersedia memeluk rapih setiap asa

dan memberikannya suatu hari nanti

 

Dolphin Tale

Kalau ditanya binatang yang saya sukai, maka Lumba-lumba adalah salah satu binatang yang saya sukai. Ingin sekali berenang di lautan lepas bersama lumba-lumba. Dulu, waktu saya masih kecil senang sekali kalau ada yang mengajak menonton pertunjukkan lumba-lumba. Dan sepertinya kalau ada yang mengajak saya sekarang pun pasti saya mau. Apalagi kalau gratis :mrgreen: Oke oke saya akan stop curcol :mrgreen: kali ini saya akan membuat review tentang sebuah film yang diangkat dari kisah nyata, judulnya “Dolphin Tale”.

Sawyer anak laki-laki 11 tahun menolong seekor lumba-lumba (Winter) yang terdampar dan terluka. Saat Sawyer menolong, lumba-lumba tersebut bersiul kepada Sawyer (kalau kata saya mah ucapan terima kasih kali yeee 😀 ). Karena penasaran, Sawyer pun mengikuti tim Clearwater Marine Aquarium (yang menolong lumba-lumba). Ia diam-diam mengunjungi Clearwater Marine Aquarium untuk membantu merawat Winter. Untuk merawat Winter Sawyer rela tidak masuk sekolah 1 minggu.

Dr Clay berusaha menyembuhkan ekor Winter , namun ternyata ekornya tak kunjung sembuh dan terjadi infeksi pada jaringan di sekitar ekornya . Jaringan yang mati tersebut membuat ekor Winter mau tak mau harus diamputasi. Ajaibnya dengan kekurangan Winter, dia masih berusaha untuk berenang dengan menggerakkan ekornya ke kanan dan ke kiri. Tetapi ternyata gerakkannya itu tidak baik bagi seekor lumba-lumba yang normalnya menggerakkan ekornya ke atas dan ke bawah. Gerakkan Winter yang tidak biasa itu bisa membuatnya lumpuh total.

Untuk menyembuhkan Winter ternyata memerlukan banyak dana. Ditambah Clearwater baru saja terkena badai. Semakin banyak dana yang dibutuhkan. Dr Clay-pun menyerah, tapi berbeda dengan Sawyer yang semangat menolong Winter. Ia menuangkan segala ide-idenya untuk menggalang dana di http://www.seewinter.com . Dari sanalah terkumpul dana untuk menolong Winter.

Menurut saya film ini penuh inspirasi. Disini saya bisa belajar, saat kita punya kekurangan, kita tidak boleh menyerah. Bahasa kerennya Jangan mau kalah sama keadaan. Tidak jarang orang dewasa menyerah karena melihat hambatan yang ada di depan mata. Tapi lihatlah Sawyer, bocah berusia 11 tahun itu hanya fokus dengan keinginannya.

 

NB: Tetiba saya punya kata-kata lumayan bagus

Saat kita punya impian atau keinginan,

jangan biarkan hambatan-hambatan itu menjadi fokusmu

fokuslah pada impianmu

Sutradara Charles Martin Smith
Produser Richard Ingber
Broderick Johnson
Andrew A. Kosove
Penulis Karen Janszen
Noam Dromi
Pemeran Harry Connick, Jr.
Nathan Gamble
Ashley Judd
Morgan Freeman
(Lihat dibawah)
Musik Mark Isham
Sinematografi Karl Walter Lindenlaub
Penyunting Harvey Rosenstock
Studio Alcon Entertainment
Arc Productions
Distribusi Warner Bros.
Tanggal rilis
Durasi 113 menit[1]

98 Degrees – Because of You

Kangen sama lagu ini, dulu waktu kecil lagu ini termasuk yang favorit hehe… Mari kita nyanyikan :mrgreen:

It’s all… it’s all… it’s all…
You’re my sunshine after the rain
You’re the cure against my fear and my pain
‘Cause I’m losing my mind When you’re not around
It’s all… it’s all…
It’s all because of you
You’re my sunshine Oh yeah…
Baby I really know by now
Since we met that day
You showed me the way
I felt it then you gave me love I can’t describe
How much I feel for you
I said baby
I should have known by now
Should have been right there
Whenever you needed love
And if only you were here I’d tell you, yes I’d tell you Oh yeah…

Chorus:
You’re my sunshine after the rain
You’re the cure against my fear and my pain
‘Cause I’m losing my mind When you’re not around
It’s all… it’s all…
It’s all because of you

Honestly, could it be you and me
Like it was before Neither less or more
‘Cause when I close my eyes
At night I realize that no one else
Could ever take your place
I still can feel and it’s so unreal
When you’re touching me
Kisses endlessly It’s just a place in the sun
Where our love’s begun I miss you… yes I miss you

Chorus

If I knew how to tell you
What’s on my mind
Make you understand
Then I’d always be there
Right by your side