Peluang beramal sholih di Bulan ter-Special bersama Sahabat Hijrah Balikpapan

View this post on Instagram

*Peluang beramal sholih di Bulan ter-Special bersama Sahabat Hijrah Balikpapan* Bulan Ramadhan benar-benar kesempatan terbaik untuk beramal. Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah dan ganjaran yg berkali lipat. Maka kami dari *Sahabat Hijrah Balikpapan* membuka kesempatan beramal sholih untuk teman2. Cukup dengan menyisihkan 10,000 rupiah (per 1 kotak takjil) Dengan 10.000 yg teman2 keluarkan in syaa Allah akan mendapatkan reward langsung dari Allah SWT. مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun" Maa syaa Allah .. Tabarakallah Tau kan yaaa lipat ganda pahala selama bulan berkah ini?? Jangan lewatkan kesempatan beramal sholih ini ya .. Segera penuhi celah2 kebaikan. In ahsantum ahsantum li anfusikum … (Qs. 17: 7) ————————— “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri … Rekening Resmi Sahabat Hijrah Balikpapan Bni Syariah 4998499887 an.Herwinda Isnaeni Putri Kirimkan bukti transfer Ke no 0852 1930 1941 (Herwinda) NB : *1. Takjil di bagikan selasa 29 Mei 2018* *2. Konfirmasi partisipasi kami tunggu sampai nanti malam pukul 22:00wita* *3. Jangan biarkan kesempatan beramal sholih ini lewat begitu saja tanpa berbekas* #sahabathijrahberbagi #shbsquad #sahabathijrahbpn #bulanberkah #ramadhanmubarak #ramadhan1439h

A post shared by Sahabat Hijrah Balikpapan (@sahabathijrahbpn) on

Bulan Ramadhan benar-benar kesempatan terbaik untuk beramal. Bulan Ramadhan adalah kesempatan menuai pahala melimpah dan ganjaran yg berkali lipat.

Maka kami dari *Sahabat Hijrah Balikpapan* membuka kesempatan beramal sholih untuk teman2.
Cukup dengan menyisihkan 10,000 rupiah (per 1 kotak takjil)

Dengan 10.000 yg teman2 keluarkan in syaa Allah akan mendapatkan reward langsung dari Allah SWT.

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun”

Maa syaa Allah .. Tabarakallah
Tau kan yaaa lipat ganda pahala selama bulan berkah ini??

Jangan lewatkan kesempatan beramal sholih ini ya ..
Segera penuhi celah2 kebaikan.

In ahsantum ahsantum li anfusikum …
(Qs. 17: 7)
—————————
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri …

Rekening Resmi Sahabat Hijrah Balikpapan
Bni Syariah
4998499887
an.Herwinda Isnaeni Putri

Kirimkan bukti transfer
Ke no 0852 1930 1941 (Herwinda)

NB :
*1. Takjil di bagikan selasa 29 Mei 2018*
*2. Konfirmasi partisipasi kami tunggu sampai nanti malam pukul 22:00wita*
*3. Jangan biarkan kesempatan beramal sholih ini lewat begitu saja tanpa berbekas*

#sahabathijrahberbagi
#shbsquad
#sahabathijrahbpn
#bulanberkah
#ramadhanmubarak
#ramadhan1439h

Membutuhkan

Jangan suka merepotkan orang lain, bantulah orang lain, belajarlah mandiri. Itu yang selalu ditanamkan oleh almarhum papah ke anak-anaknya. Termasuk anak bungsunya, aku. Saking selalu melakukan apa-apa sendiri, sering dibilang tidak membutuhkan orang lain. Sungguh, aku tetap membutuhkan orang lain. Hanya jadinya sungkan untuk meminta tolong.

Aku hanya merasa harus membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Terkadang, yang membuat sungkan adalah ketika aku merasa itu hanya sebuah keinginan bukan kebutuhan.

Kita memang tetap membutuhkan seseorang, tapi jangan sampai kita merepotkan apalagi membebani seseorang. Dalam kondisi butuh, jangan sampai kita memaksa. Jika orang yang kita minta tolong itu tidak bisa, jangan mengeluh dan mengingat jasa yang pernah kita buat terhadap yang bersangkutan. Karena hanya menandakan kita tidak ikhlas saat membantu dan tak ada nilai pahalanya.

Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri QS Al Isra 17:7
Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri QS Al Isra 17:7

Referensi Target Harian Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan, Selamat datang Bulan yang penuh berkah. Hayooo siapa yang punya target di bulan Ramadhan? Saya-pun termasuk yang mempunyai target di bulan Ramadhan ini. Bingung untuk mengatur waktunya? Saya punya nih Referensi Target Harian Ramadhan yang saya dapat dari salah satu seorang sahabat yang lama tak jumpa. Referensi ini tidak mutlak harus ditiru, bisa disesuaikan dengan kegiatan yang dimiliki. Cekidot.

Lanjutkan membaca “Referensi Target Harian Ramadhan”

Belajarlah untuk Mendengar

Jika ingin banyak didengarkan, maka lebih banyaklah mendengar. Suatu malam aku dibuat tidak nyaman oleh seseorang yang dekat denganku. Malam itu kami berkumpul, ada satu orang bercerita tentang kehidupan dan masalahnya. Kami sudah serius mendengarkan, walaupun mungkin tidak bisa memberi solusi yang baik, setidaknya kami ingin menjadi pendengar yang baik. Tapi ada teman yang lain membuatku tidak nyaman, dia selalu menyela dengan hal-hal yang menurutku tidak penting ketika temanku sedang bercerita.

Aku paham, dia tipe sanguinis yang ingin menjadi pusat perhatian. Teguran? entah sudah berapa kali kami tegur, tapi tidak dapat menghentikan selaan dia. Ada pikiran jahat dalam diri ini, “kamu pulang aja deh kalo nggak mau dengerin”. Well, untuk saat ini itu hanya sekedar pikiran belum pernah terucap. Entah nanti jika diri ini sudah tidak sabar.

Katanya, teman terdekat adalah cerminan diri. Mungkin aku pernah seperti itu. Semoga ktia termasuk orang-orang yang selalu memperbaiki diri.

Menunggu

Menunggu itu bukan hanya masalah mengakrabkan diri dengan waktu.

Menunggu itu juga akrab dengan kesunyian.

Jangan menunggu jika tidak yakin berakhir baik

Tulis salah satu sahabatku dalam IG Story-nya.

Aku kurang sepakat, karena menunggu bukan hanya sekedar mengakrabkan diri dengan watu maupun dengan kesunyian.

Tapi tentang bagaimana kita mengisi waktu menunggu itu sendiri.

Kita tidak pernah tahu hasil menunggu itu sampai pada batas waktunya.

Tentu semua orang berharap mempunyai akhir menunggu yang bahagia.

Dan tingkat pengharapan menunggu itu berbeda-beda.

Untuk aku yang sedang menunggumu maupun sebaliknya, semoga bisa menjadi berkah dan wasilah kebaikan untuk kita dan disertai dengan kepasrahan tingkat tinggi.

Balikpapan, 20 April 2017

Ditulis ketika diri ini sedang menunggu seseorang

 

 

 

 

Teringat dan Kabar

Ketika aku memutuskan untuk tidak menyebut namamu lagi dalam doaku, bukan berarti aku lupa denganmu. Teringat denganmu selalu berhasil membuatku berkesan. Simpang siur kabarmu kudengar, ada tiga kabar yang kudapat.

Kabar pertama adalah kamu masih hidup. Ketika banyak orang di jaman digital ini sangat mudah mencari kabar seseorang. Tinggal ketik nama lengkap dan beberapa informasi kita akan tahu kabar orang tersebut. Tapi tidak denganku, kurang lebih enam tahun entah berapa kali nama lengkapmu kumasukkan ke “Mbah Google”.

Kabar kedua adalah akhirnya aku tahu kamu telah berhasil mencapai cita-citamu untuk menjadi seorang pilot. Kamu mungkin tidak tahu bagaimana bahagianya aku mendengar itu. Kurasa dengan prinsipmu yang lumayan keras kepala itu, aku yakin kamu akan berusaha keras untuk menggapai cita-citamu.

Kabar ketiga, kabar yang harus susah payah aku berpikir untuk percaya walaupun hati tidak. Kabar yang akhirnya membuat aku memutuskanuntuk tidak lagi menyebut namamu dalam doa. Kabar ketiga tidak lain, kamu telah bersama yang lain. Cukup sudah aku mendengar kabarmu.

Tapi izinkan aku mengingat pesan-pesanmu dahulu. Sehingga aku dapat mengamalkannya dengan baik. Terima kasih karena telah meyempatkan singgah dalam kehidupanku.

Bangkit Kembali

Semakin sering terjatuh, harusnya sudah tau bagaimana caranya bangkit kembali.

Tepat tanggal 6 Maret kemarin, tanggal dimana hati harus remuk lagi melihat kakak pertama saya terkena serangan stroke lagi. Ketakutan dan kesedihan menyelimuti keluargaku pada hari itu. Bahkan notabene aku yang suka makan, sama sekali tidak selera. Aku sebagai makhluk lemah, hanya bisa mengucapkan doa berkali-kali yang disertai air mata.

Selama kurang lebih seminggu, bau rumah sakit sudah tidak asing lagi bagiku. Pun dengan suara mesin deteksi detak jantung yang biasanya berbunyi tengah malam. Karena kebetulan kakakku ditempatkan di Unit stroke.

Dalam waktu seminggu, aku telah melihat 3 kematian sekaligus. Yang kusyukuri bukan kakakku salah satunya. Pasien silih berganti menggantikan yang telah tiada. Yang tak berubah adalah bunyi mesin detak jantung.

Aku diingatkan lagi akan sehat sebelum sakit dan hidup sebelum mati. Dan yang tak kalah penting, semua ini mengingatkanku untuk bangkit kembali.

Bersyukur aku dikelilingi oleh orang-orang baik yang selalu menemani dan menyemangatiku. Bahkan tak sedikit dari mereka menjadi ahli giziku disaat aku tidak bernafsu makan. Semoga sebelum nafas ini berhenti, aku bisa membalas kebaikan mereka semua.

Semoga lekas sembuh ya kak…