Aishiteimasu By Hani Yamashita

Cover Buku Sumber Gambar : Klik disini
Cover Buku
Sumber Gambar : Klik disini

Terlepas dari kisah cinta beda budaya, di Novel ini akan membawa anda lebih mengenal Jepang, Bahkan jatuh cinta pada negara Jepang. Saya pribadi sering sekali mendengar budaya di Jepang yang serba canggih, disiplin tinggi, tapi tetap memegang budaya Negaranya. Banyak hal yang bisa kita tiru dari Jepang, kecuali budaya Harakiri lho ya.

Di Novel ini, bercerita tentang sepasang suami istri, Hani dan Akihiro. Setelah menikah, Hani ikut Akihiro tinggal di Jepang. Perbedaan budaya, sering sekali membuat mereka ribut, tapi romantis. Bahkan perbedaan arti kata saja bisa membuat mereka ribut. “Cincin” dan “Mangkok”, ternyata punya arti yang berbeda jika diterjemahkan dalam bahasa Jepang. Bahkan, kata “Hani”-pun dianggap tabu oleh orang Jepang, maka dari itu Akihiro tidak pernah memanggil nama istrinya di depan khalayak umum. Saking cintanya dengan negaranya, tidak semua bisa berbahasa Inggris. Jika ada yang bisa berbahasa Inggris, belum tentu kita mengerti apa yang diucapkan, karena logat Jepang yang tidak bisa lepas.

Jangan harap makan murah di Restoran. Semua serba mahal, tapi bukan berarti kita tidak bisa hemat. Tapi juga jangan sembarangan tawar harga di pasar. Konon katanya yang suka tawar-menawar hanyalah kakek-kakek dan nenek saja. Di supermarket, biasanya mengadakan potongan harga di jam-jam tertentu. Disanalah kita akan melihat ibu-ibu berebut barang murah. Sama persis yang sering kita lihat di film kartun Crayon Shinchan saat mamanya berbelanja di supermarket. Untuk bertambah hemat, biasanya orang-orang kantor membawa bekal dari rumah dan lebih sering makan makanan rumah daripada jajan makanan luar.

Di novel ini, banyak menceritakan tentang sisi lain dari Negara Jepang. Seperti menghadiri pernikahan disana, rahasia orang Jepang tahan dingin, dan masih banyak lagi. Kalo saya baca buku ini, rasa-rasanya ingin sekali tinggal di Jepang setahun atau 2 tahun. Entah itu Sekolah, kerja ataupun ikut suami. #Aamiin. Buku ini recommended banget buat kamu yang ingin mengenal Jepang. Di novel ini juga disuguhi beberapa kosakata yang sering dipakai.

Iklan

Mahogany Hills

Lama sekali ga baca buku dan nulis, kering juga rasanya. Kali ini yang saya baca judulnya Mahogany Hills, yang juga juara 1 Lomba Penulisan Novel Amore 2012 (Kapan ya saya bisa bikin novel dan juara kayak gini?). Bercerita tentang Jagad Arya dan Paras Ayunda. Mereka adalah pasangan suami istri yang menikah karena perjodohan.

Jagad sangat mencintai Nadia, sahabatnya sejak lama. Jagad yang patah hati karena Nadia akan menikah dengan sahabatnya Erfan memutuskan untuk menerima perjodohan orang tuanya. 2 Minggu sebelum pernikahan, Nadia mendatangi Jagad dan mengatakan bahwa ia tidak jadi menikah dengan Erfan. Nadia, menyuruh Jagad untuk menikah dengan Paras hanya untuk diceraikan. Jagadpun mengikuti kata Nadia.

Berbeda dengan Paras, yang memang meminta orang tuanya untuk menjodohkannya dengan Jagad. Laki-laki yang selalu ia sukai sejak 13 tahun yang lalu. Betapa hancurnya hati Paras saat tau yang Jagad rencanakan. Tapi Paras tidak menyerah begitu saja, ia melakukan tugasnya sebagai istri walau Jagad terlihat tidak peduli. Berharap Jagad bisa mencintainya karena terbiasa.

Penasaran sama akhirnya? Baca aja sendiri :mrgreen: . Menurut saya cerita ini menarik, pantas saja menjadi juara 1. Saya suka dengan kata-kata Jagad.

“Setelah menikah denganmu, cinta jadi tidak terlalu rumit. Denganmu, cinta menjadi sederhana. Cinta adalah memberi, menerima dan memaafkan…”

Yup, ga jarang orang yang ngakunya ‘dewasa’ membuat cinta rumit dan sulit dimengerti. Eh tapi bukan berarti saya ahli ya dalam hal yang satu ini. Tapi saya yakin, orang yang sudah pernah merasakan cinta yang sebenarnya akan berpikir bahwa cinta itu tidak serumit yang dibayangkan.

tumblr_mvvrhyMfmC1qf00cjo1_500

Dilatasi Memori

Jalan-jalan ke toko buku trus pengen beli. Trus pas inget Banyak tumpukan buku dirumah yang belum dibaca. Akhirnya memutuskan buat baca buku yang ada di rumah dulu. Salah satunya adalah Novel yang berjudul Dilatasi Memori karya Sinta Yudisia. Buku ini ternyata sekuel dari Diorama Sepasang AlBanna.

Menceritakan tentang Ryan dan Rani, sepasang suami yang sudah 6 tahun menikah. Menurut saya pasangan ini begitu islami. Mereka membuat perusahaan Biro Arsitektur (kebetulan mereka berdua adalah lulusan Arsitek) yang bernama ALBanna. Konflik di novel ini muncul saat Dea, kekasih Ryan di masa lalu datang mengusik hubungan mereka berdua. Ryan mulai sering jarang pulang, dan mudah sekali marah pada Rani. Ditambah Rani menemukan cap bibir pada kemeja Ryan. Rani yang emosi bercampur labil memutuskan meninggalkan Ryan padahal sedang ada proyek besar yang sedang dikerjakan oleh Rani. Ia membawa Rifki anaknya yang masih kecil ke kampung halamannya (kebetulan Rifki sedang liburan sekolah saat itu). Ryan sangat bingung cara untuk membuat Rani percaya padanya, karena semuanya hanyalah fitnah. Rani tambah bimbang saat Galih, seseorang yang hampir menikah dengannya muncul kembali di hidupnya.

Penasaran sama akhir cerita? Makanya baca :mrgreen: Di buku ini saya jadi banyak belajar menjadi istri maupun orang tua. Belajar bagaimana rumah tangga dibina dan mebina, belajar bagaimana mendidik anak yang masih kecil. Lumayan buat persiapan kedepan :mrgreen: . Belajar bagaimana percaya, sabar dan memasrahkan diri pada sang Pencipta.

sumber gambar: klik disini
sumber gambar: klik disini

Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah

Oke, buku yang baru saya selesei saya baca berjudul “Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah” karya Bang TereLiye. Dan seperti biasa, tulisan bang Tereliye selalu berhasil menguras emosi saya. Buku ini bercerita tentang anak Pontianak bernama Borneo yg kerap dipanggil Borno. Borno jatuh cinta pada salah seorang penumpang sepitnya yang meninggalkan sebuah amplop berwarna merah alias Angpau yang awalnya dikira hanya Angpau biasa. Borno selalu menjadi antrean sepit no 13 untuk bertemu dengan Gadis itu yang akhirnya diketahui namanya adalah Mei.

Intinya buku ini menceritakan tentang pencarian cinta sejati. Buku ini juga mengajarkan untuk tidak merusak “Cerita” yang sudah disusun oleh Allah untuk menemukan Cinta. Buku ini recomended banget buat kamu yang suka galau menunggu jodoh. Ada beberapa Quote yang saya suka dari novel ini. Mau tau? Cekidot…

“Cinta sejati selalu menemukan jalan, Borna. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagi perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan…”

-Pak Tua-

“Borno, cinta hanyalah segumpal perasaan dalam hati. Sama halnya dengan gumpal perasaan senang, gembira, sedih, sama dengan kau suka gulai kepala ikan, suka mesin. Bedanya, kita selama ini terbiasa mengistimewakan gumpal perasaan yang disebut cinta. Kita beri dia porsi lebih penting, kita besarkan, terus menggumpal membesar. Coba saja kaucueki, kalulupakan, maka gumpal cinta itu juga dengan cepat layu seperti kau bosan makan gulai kepala ikan…”

-Pak Tua_

Dapet Kiriman :D

Inget dengan postingan saya yang berjudul “Lagi ikut lomba nihhΒ ceritanya” ? Ga menang juara 1 sih, tapi alhamdulillah jadi foto pilihannya mas Iwan Setyawan. Dan foto yang terpilih mendapatkan buku “Ibuk” dari Mas Iwan Setyawan. Dan tadi sore, kiriman bukunya baru datang. Dan ternyata eh ternyata selain dapet buku, juga dapet tanda tangan dari mas Iwan Setyawan.

Ini cover buku “Ibuk”
Ini tanda tangan+pesan dari Mas Iwan Setyawan
Kalo yang ini buku Mas Iwan Setyawan yang udah jadi best Seller dan segera dibuat filmnya. Ini saya beli pas bedah buku di acara ISF
Karena saya belinya pas bedah bukunya+ada langsung mas Iwan, so pasti minta tanda tangan πŸ˜€

Alhamdulillah, nambah juga perpustakaan kecil saya. Buat review bukunya sendiri akan saya postingkan lain kali πŸ˜€ .

Baru Baca “Cinta Setengah Hati”

Beberapa hari kemaren saat jalan-jalan di pameran buku di UNPAD saya menemukan buku yang judulnya menarik perhatian saya. Judul novel itu adalah Cinta Setengah Hati karya Yunita Tri Damayanti. Membaca sinopsisnya dari belakang aja udah bikin nangis apalagi baca nih buku. So, hari ini sambil saya mengawas UTS saya membaca buku ini.

Bercerita tentang perjuangan seorang wanita bernama Reina yang mempunyai 2 anak yang berkebutuhan khusus. Ia bercerai dengan Suaminya bernama Bagas yang berselingkuh karena tidak bisa menerima keadaan anaknya yang Lanjutkan membaca “Baru Baca “Cinta Setengah Hati””

Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Diantara buku karangan TereLiye, inilah buku yang membuat saya paling gereget dengan jalan ceritanya. Biasanya kalo baca buku Tere Liye (padahal baru 3 buku yang dibaca) pasti saya akan mengeluarkan air mata karena saking terharunya.

Kenpa saya gereget? Karena jalan ceritanya beda (halah, ya gimana??)… Inti dari cerita ini adalah 2 insan yang sebenarnya saling mencintai tapi tidak pernah mengungkapkannya. Dan saat semua terbongkar, sudah terlambat. Danar (laki-laki) sudah menikah dan akan mempunyai calon jabang bayi.

Kalo kalian baca pasti ngerti deh kenapa saya gereget. Mirip kayak sinetron sih jatohnya, tapi ga sepanjang sinetron yang berbelit-belit.

Pas baca buku ini, saya teringat dengan kata sahabat saya,

Kalo nikah bukan urusan siapa yang paling mencintai tapi siapa yang berani mengambil keputusan. Lanjutkan membaca “Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin”