Rumput Tetangga Lebih Hijau

Percaya atau tidak, diluar sana ada saja orang yang ingin ada di posisimu saat ini. Ketika sekitar 1 atau 2 tahun yang lalu, krisis pede melanda di dalam diri saya. Mulailah pikiran-pikiran busuk membisiki, mulai membandingkan kehidupan diri sendiri dengan orang lain. Dan sungguh, penyakit iri itu sungguh menyakitkan. Bawaannya ngeluh dan menyalahkan diri sendiri atas apa yang sudah ditempuh.

Sampai suatu ketika satu per satu orang-orang yang saya rasa “Lebih Hijau” daripada saya mengatakan, “Enak yah kamu, bisa menjalani hidup ya suka-suka kamu, belum sibuk sama urusan keluarga, atau “Enak yah kamu, punya kakak banyak dan dekat dengan kamu”, “Enak yah kamu dapet tempat kerja yang bosnya mendukung aktifitas kamu”.

Jreng jreng jreng…

Hei hei hei….

Hal-hal seperti ini kayak seperti pentungan buat saya. Banyak hal yang belum saya syukuri dengan baik. Menangani Rasa “Rumput Tetangga Lebih Hijau”, bukan perkara mudah, karena menanganinya harus seumur hidup. Tipsnya simpel, fokus aja sama diri sendiri, ketika melihat orang yang “Lebih Hijau” dari kita, cukup katakan, “MaasyaAllah Tabarakallah”. Nggak percaya? Cobain aja sendiri. 😂😂😂😂