Pilih Blackforest atau Ulat Sagu?

Foto dapet dari Google

Nganu, ini hanya pemikiran sepintas yang entah dari mana. Tapi sayang kalo nggak dituangin. Ini hanya khayalan saya, jangan dianggap serius. Tapi kalo mau diambil hikmah, boleh pake banget. 

Coba dibayangin ya, ketika kita sedang berjalan di hutan dan lalu tersesat selama 3 hari. Ga ada makan, ga ada minum. Dan kita menemukan rumah Blackforest sama persis seperti di dongeng-dongeng. Ga ada penghuni atau nenek sihir di dalamnya.  Hanya ada tulisan “Silahkan dimakan sepuasnya, kue ini mengandung Rhum”. Sedangkan di samping rumah hanya ada sebuah pohon bertuliskan “Pohon ini tidak berbuah, hanya ada ulat sagu. Silahkan jika ingin memakannya”.

Maka, mana yang akan kalian makan? Blackforest yang enak, atau Ulat sagu yang menjijikkan?

Iklan

4 Comments Add yours

  1. mysukmana berkata:

    Duh ak jd bingung..pilih apa

  2. tonisitania berkata:

    Jika bisa memilih keduanya, kenapa harus salah satu saja?

    Tak ada larangan bukan? šŸ™‚

    1. yulijannaini berkata:

      Memang ga ada larangan.
      Kan hak orang untuk memilih dengan pertimbangannya masing-masing.
      Tapi kalo saya pribadi saya pilih ulat sagu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s