That’s True… – with Eva and endah

View on Path

Yg mau belajar Hadist umdatul Ahkam…
Mari merapat ke Masjid Ar-Rahmah Sepinggan Pratama Balikpapan…
Gratis lhoo….

View on Path

Selamat Hari Guru

image
Dapet dari pathnya Afdil

Selamat Hari Guruuuuu…..
Masih ingatkah lagu Hymne Guru? Yup, yang sering dinyanyikan saat kita masih dibangku sekolah. Diatas adalah gambar sang pencipta lagu Hymne guru, Bapak Sartono namanya.
Kita dulu sering mendengar lagu ini, tapi kita tidak tahu bagaimana kondisi penciptanya. Di usia beliau yang ke-78, beliau mengalami kemunduran ingatan (pikun). Banyak hal yang ia lupakan, bahkan ia lupa bahwa sudah menciptakan lagu Hymne Guru 😥 . Dan saat beliau pensiun, ia masih menjadi guru honorer.
Saya jadi teringat kalimat terakhir dari Hymne guru, “Tanpa tanda jahasa”. Di Indonesia banyak guru yang tulus mengajar, saya masih percaya itu.
Untuk Bapak Sartono, saya belum bisa berbuat apa-apa pak. Hanya ungkapan terimakasih dan sederatan doa yang terbaik untuk bapak dan keluarga yang bisa saya haturkan.

Dicintai atau Mencintai?

Setiap pagi di kantor saya mengadakan Pertemuan Pagi. Yang dimana disitu kita ikrarkan Pancasila perusahaan, nyanyi Mars Perusahaan dan Share Cerita pagi yang dipilih secara undian dengan pertanyaan yang sudah disiapkan juga undiannya. Hari ini pertanyaannya Dicintai atau Mencintai? Tema yang selalu menarik untuk dibahas, bahkan tiada habisnya untuk dibahas.

Jika saya harus memilih, maka saya akan memilih 2-2nya. Kenapa saya harus memilih satu, saat saya bisa memilih 2-2nya 😀 . Tapi jika harus memilih yang mana terlebih dahulu, maka saya akan memilih Mencintai. Saya ibaratkan mencintai itu sebuah kewajiban, dan dicintai adalah sebuah hak. Dahulukan dulu kewajiban, baru kita akan mendapatkan hak. Bagaimana jika kita tidak mendapatkan hak? Sudahlah biarkan, bukankah hidup ini memang akan selalu bicara kesabaran dan keikhlasan?

tumblr_nfkfmhPnbK1s91y3fo1_1280