Dilatasi Memori

Jalan-jalan ke toko buku trus pengen beli. Trus pas inget Banyak tumpukan buku dirumah yang belum dibaca. Akhirnya memutuskan buat baca buku yang ada di rumah dulu. Salah satunya adalah Novel yang berjudul Dilatasi Memori karya Sinta Yudisia. Buku ini ternyata sekuel dari Diorama Sepasang AlBanna.

Menceritakan tentang Ryan dan Rani, sepasang suami yang sudah 6 tahun menikah. Menurut saya pasangan ini begitu islami. Mereka membuat perusahaan Biro Arsitektur (kebetulan mereka berdua adalah lulusan Arsitek) yang bernama ALBanna. Konflik di novel ini muncul saat Dea, kekasih Ryan di masa lalu datang mengusik hubungan mereka berdua. Ryan mulai sering jarang pulang, dan mudah sekali marah pada Rani. Ditambah Rani menemukan cap bibir pada kemeja Ryan. Rani yang emosi bercampur labil memutuskan meninggalkan Ryan padahal sedang ada proyek besar yang sedang dikerjakan oleh Rani. Ia membawa Rifki anaknya yang masih kecil ke kampung halamannya (kebetulan Rifki sedang liburan sekolah saat itu). Ryan sangat bingung cara untuk membuat Rani percaya padanya, karena semuanya hanyalah fitnah. Rani tambah bimbang saat Galih, seseorang yang hampir menikah dengannya muncul kembali di hidupnya.

Penasaran sama akhir cerita? Makanya baca:mrgreen: Di buku ini saya jadi banyak belajar menjadi istri maupun orang tua. Belajar bagaimana rumah tangga dibina dan mebina, belajar bagaimana mendidik anak yang masih kecil. Lumayan buat persiapan kedepan:mrgreen: . Belajar bagaimana percaya, sabar dan memasrahkan diri pada sang Pencipta.

sumber gambar: klik disini

sumber gambar: klik disini

Tentang yulijannaini

Seseorang yang ingin bercerita tentang kehidupannya
Pos ini dipublikasikan di Buku dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Dilatasi Memori

  1. Aeny berkata:

    iya seru, belajar jadi istri & konflik d dlm rumah tangga.. itung2 persiapan #eh heehhe (Alhamdlillah punya buku itu..) tp yg Diorama Spasang Al-Banna ngga punya hiks..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s