Surat Untuk Papah

Dear My Lovely Dad,

Hai pah, apa kabarkah kau disana? Happy B-day. Aku selalu berdoa semoga Allah selalu memberikan tempat yang indah diSana untukmu. Tak terasa sudah 16 tahun kau meninggalkan kita.  Tapi bayangmu masih tergambar jelas di benakku. Walau waktu kita nggak banyak, tapi banyak hal yang bisa kuambil pelajaran hingga sekarang. Pah, akhirnya aku lulus kuliah tahun kemaren, walaupun nggak cumlaude. Tadi malam aku,  k Iyut, K Dayat dan K Nila sedang berkumpul di kamar, membicarakan saatku masih kecil yang sangat mudah menghafal jalan. Dan sekarang sepertinya kemampuanku dalam hal itu mulai berkurang. Karena sering nyasar. Hehehe..
K Iyut sering cerita kalo papah adalah papah yang paling adil dan tegas. Sehingga membuat anak-anak papah bisa mempertimbangkan apa yang harus mereka perbuat.
Pah, hati ini selalu merindukan sosokmu. Dan aku hanya bisa merangkai rindu itu dengan tulisan dan doa. Tak banyak yang bisa kutuliskan untukmu pah, karena aku bukan pujangga. Hehehe… Aku juga mungkin bukan anak yang baik maupun pintar seperti kebanyakan orang yang kukenal. Tapi aku akan selalu berusaha menjadi umatNya yang terbaik walau harus terlatih.  Dan berharap kita sekeluarga akan bisa berkumpul di surgaNya kelak.

Salam rindu dan sayang,
Your Little Girl

Tentang yulijannaini

Seseorang yang ingin bercerita tentang kehidupannya
Pos ini dipublikasikan di Curcol dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Surat Untuk Papah

  1. Anonim berkata:

    mantaaap ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s