Si Bayi Besar

Si Bayi Besar itulah panggilan lain dari K Udin sekarang. Masih ongat dengan kakak saya yang sakit pembengkakan otak? Beberapa hari ini banyak yang menanyakan beliau bahkan ada yang ga percaya dengan cerita saya. Ada yang menuduh saya bohonglah, penipu dan lain-lain. Tentunya, saya tidak terima. Ada yang bilang saya kok kerjaannya jalan-jalan? Lha wong rumah mama saya di Balikpapan itu termasuk pusat kota. Jalan kaki 10 menit udah nyampe pantai. Ada juga yang bilang, kok saya ga kelihatan sedih bahkan terkesan hidup bahagia dan santai. Ngapain juga sedih berlarut-larut sedangkan banyak hal yang masih harus saya syukuri. Toh bersedih ga menyelesaikan masalah. Dan ada sebuah keyakinan kuat di diri saya, bahwa Allah ngasih masalah sepaket sama solusi. Tugas kita adalah berusaha dan berdoa. Soal hasil serahkan pada Allah. Toh Allah tau apa yang terbaik buat kita.
Back to topic, Alhamdulillah kaka saya sekarang keadaanya sudah membaik. Sekarang dia sudah bisa jalan sendiri walau harus tetap diawasi karena tubuh sebelah kananya masih belum berfungsi dengan baik. Ka Udin sempat koma selama 1 minggu, dan katanya saat koma, dia bermimpi bertemu K Unay(kakak sebelum K Udin yang meninggal saat usianya baru masuk hitungan menit), papah, dan nenek. Entah bagaimana ia bisa mengenali wajah K Unay. Yang jelas K Unay dan papah yang melarang K Udin pergi dalam mimpinya.
Saat saya sampai di Balikpapan tanggal 10 Agustus sekitar jam 22.30 WITA. K Udin ternyata belum tidur. Ia hanya bisa berbaring, jikapun di dudukan harus ada sandaran karena ia belum bisa menyeimbangkan badannya.
Tapi, ternyata 2 hari setelah itu K Udin bisa walau masih goyang-goyang. Dan sampai sekarang perkembangan kesembuhannya cukup terbilang cepat. Salah satu kelemahan saya adalah memasukkan dan mengeluarkan motor dari rumah. Dia sering memberi saya arahan dan selalu tertawa puas melihat muka saya kebingungan.
So, masih ga percaya? Silahkan mampir ke rumah mamah saya di Balikpapan kalo mau membuktikannya.

image

Ini baru bisa duduk dan lagi berjemur di luar rumah

image

Akhirnya bisa jalan-jalan juga, walau masih pake kursi roda

image

dicium naya

Nb: maaf ya kalo di paragraf pertama kalo terkesan emosi #akuhanyamanusiabiasa

Tentang yulijannaini

Seseorang yang ingin bercerita tentang kehidupannya
Pos ini dipublikasikan di Curcol dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s