TDK at Ci Junggle part 1

Pemandangan abis turun dari angkot

Ditengah kesibukan saya mencari jurnal yang ditugaskan oleh salah satu dosen yang sayang banget sama mahasiswanya, saya menyempatkan diri untuk mengikuti rangkaian acara TDK (Training Dasar Kampus) di Ci Junggle. Awalnya saya ragu mau ikut acara ini atau tidak. Karena ditunjuk jadi panitia dan selama persiapan sama sekali ga pernah ikut rapat. Sebelum hari H saya berpikir untuk jadi peserta aja daripada panitia GEJE. Tapi akhirnya saya tetap jadi panitia bagian konsumsi. Dan secara realisasinya akhirnya saya jadi bagian dokumentasi. Hehehehehe….

Waktu baru nyampe di lokasi TDK ini, langsung disuguhkan dengan pemandangan yang aduhai indahnya. Kota Bandung terlihat semuanya. Seakan-akan saya sedang terbang dan melihat kota bandung dari atas. Kita sampai di lokasi sekitar jam 11an.

Ini ketuplaknya alias kang Ronni

Dengan Bhambang sebagai class leader, acara ini dimulai dengan beberapa permainan alias ice breaking. Walaupun cuma bentar tapi bisa membuat saya ketawa. Lalu dilanjutkan dengan penjelasan peraturan selama acara TDK ini berlangsung oleh ketuplak yaitu kang Ronni.Β  Berhubung adzan Zuhur berkumandang, kita pun segera menikmati sajian solat Zuhur. Solat Zuhur berjamaah yang sangat nikmat sekali dengan suasana yang tenang. Habis solat zuhur berjamaah, kita langsung makan siang. Setelah itu baru deh materi pertama di mulai.

Apa materi?? Hm… pasti membosankan….

Haha,,, itu biasanya yang terpikirkan kalo ada sebuah materi. Tapi kali ini sangat berbeda, ga ada tuh kata mebosankan. Materi pertama dibawakan oleh Adeda atau Abdurrahman Yuri alias adenya Aa Gym yang bertemakan From Zero to Hero.

Pertama-tama kita diminta untuk mengurutkan standar menjadi hero bagaimana. Pilihannya adalahΒ  sukses, mulia, bahagia, atau baik dahulu. Dan ternyata jawabannya adalah:

  1. Baik
  2. Sukses (you get what you want)
  3. Bahagia (you love what you get)
  4. Mulia (you Share what you get)

Hayo siapa yang bener??? (naon sih???)

Adeda performance

Lalu Adeda menjelaskan yang biasanya membuat kita tidak bisa menjadi Hero. Yang sering membuat kita tidak bisa menjadi Hero adalah kita sering membelenggu diri sendiri dengan pikiran-pikiran yang negatif. Orang yang suka membelenggu diri sendiri biasanya adalah orang yang tidak percaya diri. Trus ciri-ciri orang yang kurang PD apa?

  • Sering mengatakan “Saya Tidak Bisa” (Belum apa-apa udah ngomong ga bisa)
  • Lemah Keyakinan (alias imannya lemah)
  • Sulit menerima diri sendiri (baik secara fisik, finansial dll alias bahasa kasarna mah sering mengeluh)
  • Bersikap negatif (bukan sikapnya aja yang negatif pikirannya juga negatif alias sering suudzon)
  • Selalu Menghindar (masalah dihadapi cuy bukan di hindari)
  • Sangat tergantung pada orang lain (alias manja)

Hayo… Coba evaluasi apakah ciri-ciri di atas adalah bagian dari ciri-ciri kita???

Ada 3 rahasia utama sukses yaitu Jelas tujuannya, Percaya Diri, dan Manajemen Waktu yang baik. 3 rahasia ini mutlak harus dimiliki jika ingin sukses. Lalu Adeda menyangkut pautkan masalah orang-orang yang akan ditolong oleh Allah, yaitu orang yang fisabilillah, orang yang berhaji, orang yang membayar hutang-hutangnya dan orang yang berniat mau menikah. Saat disebutkan orang yang berniat mau menikah, Adeda langsung bertanya kepada peserta kapan rencana kita menikah. Lalu saya jawab, em… kasih tau ga ya?? Em… ntar aja deh dikasih taunya. πŸ˜›

Ada 4 tipe orang diliat dari waktu dan finansialnya yaitu

  1. orang yang ga punya waktu dan ga punya uang (contohnya : buruh, kuli dll)
  2. orang yang ga punya waktu tetapi punya uang (contohnya: eksekutif-eksekutif, direktur dll)
  3. orang yang punya waktu tapi ga punya uang (contohnya: anak orang kaya yang manja)
  4. orang yang punya uang dan punya waktu (contohnya: saya (amin ya Allah) :D)

Ada yang tahapan orang menjadi bersifat negatif yaitu bermula dari hati yang negatif lalu berubah menjadi pikiran negatif, lalu dari pikiran negatif itu keluar kata-kata negatif (inget bisa-bisa kata-kata itu adalah doa). lalu dari kata-kata negatif itu menjadi sebuah perbuatan yang negatif. Lalu perbuatan negatif itu dilakukan terus-menerus dan menjadi karakter negatif yang membentuk sifat negatif.

Sedangkan sifat positif :

hati positif > Pikiran positif > kata-kata positif > perbuatan positif (dilakukan berulang-ulang) > karakter positif > sifat positif.

Ini baru TDK at Ci Junggle part 1 lho… tunggu postingan part 2 nya ya biar tambah seru… (^_^)

Iklan

Penulis: yulijannaini

Seseorang yang ingin bercerita tentang kehidupannya

1 thought on “TDK at Ci Junggle part 1”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s